Link Banner
Akademisi yang Persoalkan NH Pernah Dipidana, Risman Pasigai: Cara Pikirnya Keliru

Akademisi yang Persoalkan NH Pernah Dipidana, Risman Pasigai: Cara Pikirnya Keliru

SHARE:

Makassar — Juru Bicara pasangan calon Gubernur Sulsel Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz), Risman Pasigai menanggapi kritik dari pember...

Demi Bertemu Aziz Qahhar, Tokoh Masyarakat Bulukumba Ini Tunda Berobat ke Makassar
Ribuan Motor, Ratusan Mobil Sambut NH Masuki Jeneponto
Tidak Bisa Ciptakan Pemerataan, NH Siap Mundur

Makassar — Juru Bicara pasangan calon Gubernur Sulsel Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz), Risman Pasigai menanggapi kritik dari pemberitaan adanya akademisi yang masih mempersoalkan pencalonan Nurdin Halid di Pilgub Sulsel.

Ia mengatakan, akademisi yang masih mempersoalkan masa lalu Nurdin Halid tentang pernah tersangkut kasus hukum belum memahami isi dan kuatan dari peraturan pilkada.

“Kalau ada akademisi yang mempersoalkan posisi Pak NH yang pernah dipidana, maka orang tersebut perlu membaca ulang UU Pilkada dan PKPU,” ucapnya.

“Sehingga tidak bengkok otak kita melihat seorang akademisi yang cara pikirnya keliru,” ujarnya menambahkan.

Risman menjelaskan, peraturan KPU No.15 Tahun 2017 tentang tentang pencalonan pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur mencantumkan sejumlah ketentuan persyaratan yang mengikat bagi bakal calon yang berstatus mantan terpidana. Persyaratan tersebut, kata dia, telah dipenuhi oleh Nurdin Halid.

Syarat tambahan kandidat cakada yang pernah tersandung kasus hukum diuraikan KPU dalam PKPU 15 dalam lampiran syarat pencalonan model BA.HP-KWK poin B nomor urut 5-7.

“Tentu kita berharap, akademisi tidak mengkritik secara asal,” kata Risman.

Para akademisi, menurut Risman, harusnya turut berperan untuk menciptakan Pilkada damai dan adil di Sulsel.

Link Banner

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0